
BENGKULU UTARA SKB – Perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948/2026 diartikan secara mendalam oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkulu Utara sebagai kesempatan krusial untuk menguatkan keharmonisan sosial dan memperkokoh tali persatuan di antara berbagai umat beragama. Bersama Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara, lembaga legislatif ini menegaskan tekad bersama dalam menjaga stabilitas daerah melalui penguatan nilai-nilai saling menghormati, gotong royong, dan sikap toleran yang inklusif.
DPRD Bengkulu Utara sebagai wahana aspirasi rakyat memandang bahwa Hari Raya Nyepi bukan hanya menjadi momen keagamaan bagi umat Hindu, melainkan juga membawa pesan moral dan spiritual yang universal. Nilai-nilai keheningan, refleksi diri, serta pengendalian diri yang terkandung dalam tradisi ini dianggap sangat relevan untuk menghadapi berbagai tantangan sosial di tengah perkembangan zaman yang pesat.
Ketua DPRD Bengkulu Utara, Parmin, S.I.P., menyatakan bahwa semangat Nyepi menjadi sumber inspirasi penting dalam membangun masyarakat yang harmonis dan beradab. Menurutnya, nilai refleksi yang terkandung dalam perayaan tersebut mampu meningkatkan kesadaran bersama untuk menjaga keseimbangan hubungan antara manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa, sesama manusia, dan alam sekitar.
“Nyepi mengajarkan kita akan pentingnya keheningan sebagai waktu untuk mengevaluasi diri sendiri. Dalam rangka pembangunan daerah, nilai ini menjadi dasar moral untuk menyusun kebijakan yang lebih cerdas, meliputi semua elemen, dan berfokus pada kesejahteraan seluruh masyarakat,” ujar Parmin pada Kamis (19/3/2026).
Selanjutnya, ia menekankan bahwa kerja sama antara lembaga legislatif dan eksekutif merupakan faktor kunci dalam menjaga suasana kondusif di daerah. DPRD, kata Parmin, tetap berkomitmen mendukung kebijakan pemerintah daerah yang bertujuan memperkuat kerukunan antarumat beragama dan stabilitas sosial. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan fungsi pembuatan peraturan, pengelolaan anggaran, dan pengawasan secara maksimal serta berkelanjutan.
Sejalan dengan itu, Wakil Ketua I DPRD Bengkulu Utara, Ichram Nur Hidayat, menekankan pentingnya menjaga sikap toleran sebagai dasar utama dalam kehidupan bermasyarakat. Ia menilai bahwa keragaman yang ada di Kabupaten Bengkulu Utara merupakan kekayaan yang harus dijaga bersama melalui sikap saling menghargai satu sama lain.
“Perayaan Nyepi menjadi pengingat bersama bahwa perbedaan adalah hal yang tak terhindarkan dan harus dijaga dengan sikap menghargai. Inilah makna sebenarnya dari kebhinekaan yang menjadi kekuatan utama bangsa kita,” ucapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Bengkulu Utara, Herliyanto, menambahkan bahwa nilai-nilai dalam Nyepi juga memiliki dimensi sosial yang kuat. Ia mengajak seluruh komponen masyarakat untuk menjadikan momen ini sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama.
“Nyepi bukan hanya sebatas ritual keagamaan, melainkan juga kesempatan untuk memperbaiki hubungan antarmanusia. Hal ini selaras dengan semangat pembangunan daerah yang menjadikan kebersamaan sebagai landasan utama,” jelasnya.
Dalam rangka pembangunan daerah yang inklusif, DPRD Bengkulu Utara juga terus mendorong terciptanya ruang komunikasi antarumat beragama sebagai bagian dari upaya memperkuat kohesi sosial. Kerjasama antar berbagai sektor, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, dan kalangan pemuda, menjadi unsur penting dalam menjaga stabilitas serta menciptakan suasana yang mendukung kemajuan daerah.
Melalui momentum Hari Raya Nyepi 2026, DPRD Kabupaten Bengkulu Utara bersama Pemerintah Daerah kembali menegaskan komitmen bersama untuk menjaga keharmonisan dan memperkuat persatuan masyarakat. Sinergi antara legislatif dan eksekutif diharapkan dapat menciptakan iklim sosial yang kondusif, sekaligus mendorong percepatan pembangunan yang berkelanjutan.
Dengan semangat toleransi dan kebersamaan, perayaan Nyepi tahun ini diharapkan tidak hanya memberikan kedamaian spiritual bagi umat Hindu, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat Bengkulu Utara dalam merawat persatuan di tengah keragaman. Hal ini juga untuk mempertegas identitas daerah sebagai wilayah yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan, kedamaian, dan persatuan bangsa. (Adv)
Penulis : Doki Kusbandi












Leave a Reply