REJANG LEBONG – Anggota DPRD Kabupaten Rejang Lebong dari Daerah Pemilihan (Dapil) II melaksanakan agenda reses masa persidangan tahun 2025 di Kantor Camat Sindang Dataran, Senin (08/12/25). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Rejang Lebong, Juliansyah Yayan, sebagai bentuk komitmen nyata dalam menjemput aspirasi masyarakat demi pemerataan pembangunan daerah.
Selain Juliansyah Yayan, hadir pula lima anggota legislatif Dapil II lainnya, yaitu Apriadi, Beny Heryanto, Fetty Monica, Ilham Prasetya Yudha, dan Agung Mangku Alam. Kehadiran para wakil rakyat ini didampingi oleh sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis untuk memastikan setiap usulan warga dapat segera dikaji secara fungsional.
Dalam dialog interaktif tersebut, persoalan infrastruktur dasar masih menjadi keluhan utama yang mendominasi. Warga mendesak pemerintah daerah untuk memprioritaskan perbaikan jalan penghubung antardesa, pembangunan jembatan, serta peningkatan kualitas jalan lingkungan. Selain itu, masyarakat juga menyoroti keterbatasan fasilitas pendidikan, minimnya akses layanan kesehatan, dan kebutuhan mendesak akan lampu penerangan jalan umum.
Arianto, salah seorang warga setempat, mengungkapkan bahwa kondisi infrastruktur yang buruk saat ini sangat menghambat mobilitas ekonomi dan aktivitas harian warga. Ia berharap pemerintah tidak sekadar menampung usulan, tetapi memberikan aksi nyata dalam waktu dekat.
Merespons tuntutan tersebut, Juliansyah Yayan menegaskan bahwa setiap masukan yang diterima akan menjadi landasan utama dalam penyusunan program pembangunan Kabupaten Rejang Lebong. Ia juga meminta masyarakat untuk lebih proaktif dalam menyampaikan usulan secara formal melalui proposal tertulis kepada anggota dewan di dapil masing-masing.
“Kami mendorong warga menyampaikan usulan tertulis agar terdokumentasi secara resmi. Aspirasi yang bersifat mendesak dan masuk dalam skala prioritas akan kami kawal ketat dalam pembahasan anggaran mendatang,” tegas Juliansyah.
Melalui reses ini, DPRD Rejang Lebong memastikan bahwa arah pembangunan daerah ke depan akan tetap berbasis pada kebutuhan riil masyarakat. Sinergi antara legislatif, eksekutif, dan warga diharapkan mampu mempercepat realisasi pembangunan yang adil dan merata di seluruh wilayah Sindang Dataran.












Leave a Reply