REJANG LEBONG – Anggota DPRD Kabupaten Rejang Lebong Daerah Pemilihan (Dapil) I melaksanakan agenda reses tahun anggaran 2025 di Kantor Kelurahan Dwi Tunggal, Kecamatan Curup, Senin (08/12/25). Pertemuan ini menjadi ajang bagi warga untuk menyampaikan berbagai keluhan mendesak terkait infrastruktur dan pelayanan publik langsung kepada wakil rakyat.
Sebanyak delapan legislator hadir dalam kegiatan ini, yakni Guntur Utama Jaya, SH, Rheki Ahmadi, Putra Mas Wigoro, Ari Wibowo, SE, Titin Sumarni, Firmansyah, Anton Doriska, ST, dan Lidia Marlina, SH. Turut hadir mendampingi adalah jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, tokoh masyarakat, serta perwakilan desa setempat.
Guntur Utama Jaya menjelaskan bahwa reses ini bertujuan memetakan persoalan riil yang dihadapi masyarakat. Menurutnya, antusiasme warga dalam menyampaikan keluhan menunjukkan adanya kebutuhan mendesak yang harus segera direspons oleh pemerintah daerah. “Kami hadir untuk merangkum seluruh aspirasi warga di Dapil I agar arah pembangunan ke depan sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” jelas Guntur.
Dalam sesi dialog, warga menyoroti masalah ekonomi dan infrastruktur secara tajam. Salah satu keluhan utama adalah lonjakan harga pasir konstruksi yang menyentuh angka Rp. 600.000 hingga Rp. 700.000 per truk, namun dengan kualitas yang dinilai buruk. Selain itu, warga mendesak perbaikan jalan lingkungan yang rusak parah dan pemasangan lampu jalan di gang-gang pemukiman demi keamanan di malam hari.
Persoalan lingkungan juga mencuat, mulai dari ancaman longsor, banjir dadakan, hingga kendala teknis pengelolaan sampah akibat rusaknya tiga alat berat di TPA Jambu Keling. Terakhir, masalah aksesibilitas layanan kesehatan melalui BPJS turut menjadi catatan serius bagi para legislator.
Menanggapi hal tersebut, Rheki Ahmadi memastikan seluruh poin aspirasi telah dicatat untuk dibahas bersama pihak eksekutif. Ia mengakui adanya tantangan efisiensi anggaran saat ini, namun komitmen mengawal usulan warga tetap menjadi prioritas utama untuk tahun anggaran 2026 atau 2027.
“Aspirasi ini akan kami dorong ke pemerintah daerah sebagai prioritas. Selagi menyangkut kepentingan masyarakat luas, kami di DPRD akan berjuang maksimal agar usulan warga dapat segera terealisasi,” pungkas Rheki.












Leave a Reply